Media Audio Visual

22.39 |


          Pada penelitian ini penulis mengharuskan penggunaan media audio yang digabungkan dengan teknik simak-tulis (Dictogloss) dalam model pembelajaran menyimak cerpen. Media audio merupakan alat bantu mengajar guru dalam menyampaikan pesan kepada siswa.
Media audio berfungsi menyalurkan pesan audio dari sumber penerima pesan. Pesan yang disampaikan dituangkan dalam lambang-lambang auditif verbal, non verbal, maupun kombinasinya. Salah satu media audio yang di gunakan dalam penelitian adalah tape recorder. Tape recorder adalah "tidak lain dari alat perekam yang menggunakan pita dan kaset" (Sulaeman, 1979: 152). Dalam pengoperasiannya, tape recorder menggunakan pita rekaman mekanik yang telah direkam apa yang akan najarkan. Melalui rekaman kita dapat mendengarkan suatu cerita, musik, pidato, puisi, lain - lain. Oleh sebab itu melalui rekaman para guru dapat mempermudah penyampaian materi pada siswa. Sebagaimana media lainnya, tape recorder memiliki kelebihan-kelebihan yang dapat dimanfaatkan guru dalam kegiatan pembelajaran. Kelebihan media ini diantaranya (a) lebih mudah dikontrol oleh guru, yaitu dapat diulang-ulang bila ada bagian tertentu yang belum bisa dipahami; (b) cocok untuk pengajaran berbahasa,musik dan sebagainya; (c) tidak terikat jadwal dan waktu penyiaran sebagaimana halnya pada media masa radio; (d) pemilihan dan penggunaan pita rekaman (pita audio) dapat disesuaikan dengan kebutuhan; (e) dapat digunakan untuk remidiasi: dan (f) praktis, karena mudah dibawa-bawa dan dapat digunakan untuk rekaman, menampilkan, dan bahkan untuk menghapus rekaman (Wibawa, 1991: 27).
Media rekaman baik sekali digunakan untuk membantu kelancaran pelajaran, sebab mengandung nilai-nilai pembelajaran sebagai berikut:
  1. Rekaman memberikan bermacam-macam bahan pembelajaran kepada kelas. Bermacam-macam isi pelajaran dapat diperoleh melalui rekaman, misalnya tentang rythem, cerita, dan permainan bagi anak
  2. Menjadikan pelajaran menjadi kongkrit. Alat ini dapat memperdengarkan secara langsung hal-hal, peristiwa yang baru terjadi. Melalui bunyi rekaman para pendengarnya akan memperoleh pengalaman langsung dari pendengar. Pelajaran yang demikian akan lebih kongkrit dari pada membaca buku yang biasanya telah usang.
  3. Masyarakat dapat dibawa ke kelas melalui rekaman. Apa yang dapat direkam dari masyarakat semuanya dapat disampaikan segera kepada anak-anak. Bagaimana suara gajah, suara pertandingan kuda di lapangan dan lain-lain dapat diperdengarkan di kelas
  4. Mendorong berbagai kegiatan belajar. Rekaman memberikan keterangan-keterangan yang faktual. Bahan-bahan yang diperoleh dapat merangsang diskusi dalam suatu bidang mata pelajaran tertentu, mengapresiasi, atau kegiatan membuat modul dari sebuah benda.
  5. Bahasa yang diperoleh adalah asli. Hal-hal yang direkam berasal dari sumber yang sebenarnya
  6. Rekaman akan memberikan latihan. Suatu keuntungan dari rekaman ialah dapat diulang berkali - kali.
  7. Efisiensi dalam pengajaran bahasa. Alat ini memberikan kemungkinan yang luas dalam pengajaran bahasa, misalnya untuk pengajaran berbicara, mendengarkan percakapan dikte, menulis, dan lain-lain.
  8. Mendorong motivasi belajar. Rekaman akan merangsang perhatian dan minat siswa (Hamalik, 1997:119-120)
Dari uraian di atas dapat di tarik kesimpulan bahwa tape recorder merupakan media pembelajaran yang penting sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Disamping   itu, tape recorder juga dapat digunakan pada setiap mata pelajaran, sesuai dengan Hamalik (1977: 121) bahwa "Rekaman pada dasarnya dapat digunakan dalam segala pelajaran".
Media Audio Visual adalah alat atau sarana yang digunakan dalam proses belajar mengajar sebagai salah satu sumber belajar siswa dapat menggunakan media audio visual seperti: televisi, video, DVD, VCD, Internet dan lain sebagainya.
Melalui media audio visual dapat memudahkan siswa dalam menerima informasi yang dibutuhkan.

0 komentar:

Poskan Komentar